Bagian CV yang Paling Diperhatikan HRD Perusahaan di Surabaya

Bagian CV yang Paling Diperhatikan HRD Perusahaan di Surabaya

CV atau Curriculum Vitae menjadi salah satu dokumen penting dalam proses melamar kerja. Sebelum mengundang kandidat untuk mengikuti interview, HRD biasanya perlu melihat CV terlebih dahulu untuk mengetahui latar belakang pendidikan, pengalaman, serta kemampuan yang dimiliki pelamar.

Bagi pencari kerja di Surabaya, memahami bagian CV yang paling diperhatikan HRD dapat membantu kamu menyusun dokumen lamaran dengan lebih efektif. CV yang informasinya relevan, rapi, dan mudah dipahami akan memudahkan HRD menemukan informasi penting mengenai kualifikasi kamu.

Namun, bukan berarti semua bagian CV memiliki tingkat kepentingan yang sama. Ada beberapa informasi yang biasanya menjadi perhatian ketika HRD melakukan seleksi awal.

Lalu, bagian CV apa saja yang paling perlu diperhatikan? Berikut panduan lengkap yang bisa kamu gunakan sebelum mengirim lamaran kerja di Surabaya.

Mengapa CV Penting dalam Seleksi Kerja?

CV memberikan gambaran singkat mengenai profil seorang kandidat. Dari dokumen tersebut, HRD dapat mengetahui apakah latar belakang dan kemampuan pelamar sesuai dengan posisi yang sedang dibutuhkan.

Ketika perusahaan menerima banyak lamaran, HRD perlu melakukan seleksi secara efisien dengan fokus pada bagian CV yang paling diperhatikan HRD. CV yang terlalu sulit dibaca atau tidak menampilkan informasi yang relevan dapat membuat kandidat lebih sulit menunjukkan potensinya.

Karena itu, tujuan membuat CV bukan sekadar memasukkan sebanyak mungkin informasi. Kamu perlu menyusun informasi yang paling relevan agar HRD dapat memahami profilmu dengan cepat.

  1. Profil dan Informasi Kontak

Pertama yang perlu diperhatikan dalam bagian CV yang paling diperhatikan HRD adalah informasi mengenai identitas dan kontak.

Cantumkan informasi yang memang diperlukan untuk proses rekrutmen, seperti:

  • Nama lengkap.
  • Nomor telepon atau WhatsApp aktif.
  • Alamat email profesional.
  • Kota domisili.
  • LinkedIn atau portofolio jika relevan.

Pastikan seluruh informasi tersebut benar dan masih aktif.

Kesalahan nomor telepon atau alamat email dapat membuat HRD kesulitan menghubungi kamu ketika ingin melanjutkan proses seleksi.

Untuk pencari kerja di Surabaya, kamu juga dapat mencantumkan domisili secara jelas, terutama jika lowongan memiliki persyaratan lokasi tertentu.

Tidak perlu memasukkan terlalu banyak informasi pribadi yang tidak berhubungan dengan proses rekrutmen.

  1. Deskripsi Diri atau Profil Profesional

Bagian profil profesional biasanya berada di bagian atas CV dan menjadi salah satu bagian yang dapat membantu HRD memahami kandidat dengan cepat.

Buat deskripsi diri secara singkat dan fokus pada:

  • Latar belakang profesional atau pendidikan.
  • Keahlian utama.
  • Pengalaman yang relevan.
  • Posisi atau bidang pekerjaan yang dituju.

Contohnya, daripada menulis:

“Saya adalah orang yang rajin, jujur, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan tim.”

Kamu dapat membuatnya lebih spesifik:

“Lulusan SMK Administrasi Perkantoran dengan pengalaman magang di bidang administrasi. Terbiasa mengelola dokumen, melakukan input data, dan menggunakan Microsoft Office.”

Contoh kedua memberikan informasi yang lebih konkret sehingga HRD dapat langsung mengetahui latar belakang dan kemampuan kamu.

  1. Pengalaman Kerja

Bagi kandidat yang sudah memiliki pengalaman, bagian pengalaman kerja biasanya menjadi salah satu informasi penting dalam CV.

Jangan hanya menuliskan nama perusahaan dan jabatan. Jelaskan juga tanggung jawab serta pencapaian yang relevan.

Misalnya:

Admin – PT XYZ

  • Menginput dan memperbarui data administrasi.
  • Mengelola dokumen dan arsip perusahaan.
  • Membuat laporan administrasi menggunakan Microsoft Excel.

Jika memiliki pencapaian yang dapat diukur, kamu dapat mencantumkannya.

Contohnya:

“Mengelola lebih dari 100 dokumen administrasi setiap bulan dengan sistem pengarsipan digital.”

Informasi seperti ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pengalaman kamu dibandingkan hanya menuliskan nama posisi.

  1. Pendidikan

Riwayat pendidikan juga menjadi bagian penting, terutama bagi fresh graduate atau kandidat yang baru memasuki dunia kerja.

Tuliskan:

  • Nama institusi pendidikan.
  • Jurusan.
  • Tahun masuk dan lulus.
  • Prestasi atau kegiatan yang relevan jika memang mendukung posisi yang dilamar.

Fresh graduate tidak perlu khawatir jika belum memiliki pengalaman kerja yang panjang.

Pengalaman magang, proyek kuliah, organisasi, maupun kegiatan relevan lainnya dapat membantu menunjukkan kemampuan yang kamu miliki.

  1. Keterampilan atau Skills

Bagian keterampilan dapat membantu HRD mengetahui kemampuan yang kamu miliki dan relevansinya dengan posisi yang dilamar.

Namun, hindari mencantumkan terlalu banyak skill hanya agar CV terlihat penuh.

Pilih kemampuan yang benar-benar kamu kuasai dan relevan dengan posisi.

Misalnya untuk posisi Admin:

  • Microsoft Excel.
  • Microsoft Word.
  • Data entry.
  • Pengarsipan dokumen.
  • Administrasi.

Untuk posisi Digital Marketing:

  • Social media management.
  • Copywriting.
  • Content planning.
  • Basic SEO.
  • Google Analytics.

Semakin relevan keterampilan yang kamu tampilkan dengan lowongan kerja, semakin mudah HRD melihat kesesuaian profil kamu.

  1. Pengalaman Magang

Pengalaman magang sangat berguna bagi mahasiswa dan fresh graduate.

Meskipun belum pernah bekerja secara penuh waktu, pengalaman magang dapat menunjukkan bahwa kamu pernah berada di lingkungan kerja dan menjalankan tugas tertentu.

Tuliskan:

  • Nama perusahaan.
  • Posisi atau divisi.
  • Periode magang.
  • Tugas yang dilakukan.
  • Kemampuan yang digunakan.

Jangan menganggap pengalaman magang tidak penting hanya karena durasinya singkat.

Jika tugas yang kamu lakukan berhubungan langsung dengan posisi yang dilamar, pengalaman tersebut justru dapat menjadi nilai tambah.

  1. Pengalaman Organisasi

Fresh graduate dapat menggunakan pengalaman organisasi untuk menunjukkan kemampuan yang belum terlihat dari pengalaman kerja.

Misalnya, pengalaman sebagai:

  • Ketua organisasi.
  • Sekretaris.
  • Bendahara.
  • Koordinator acara.
  • Anggota divisi tertentu.

Namun, jangan hanya menuliskan jabatan.

Jelaskan tanggung jawab yang pernah kamu lakukan.

Contohnya:

“Bertanggung jawab mengelola administrasi dan dokumentasi kegiatan organisasi dengan jumlah anggota lebih dari 50 orang.”

Dengan demikian, HRD dapat melihat kemampuan seperti komunikasi, koordinasi, kepemimpinan, dan pengelolaan administrasi.

  1. Sertifikasi dan Pelatihan

Sertifikasi dapat menjadi bagian tambahan yang memperkuat CV, terutama jika relevan dengan posisi yang dilamar.

Contohnya:

  • Sertifikasi Microsoft Office.
  • Sertifikasi digital marketing.
  • Sertifikasi desain grafis.
  • Sertifikasi bahasa.
  • Sertifikasi kompetensi profesi.

Tidak perlu memasukkan semua kursus yang pernah kamu ikuti.

Prioritaskan sertifikasi yang berhubungan dengan pekerjaan yang sedang kamu lamar.

  1. Portofolio

Untuk beberapa posisi, portofolio bahkan dapat menjadi bagian yang sangat penting.

Portofolio cocok digunakan untuk pekerjaan seperti:

  • Graphic designer.
  • Content writer.
  • Digital marketer.
  • Photographer.
  • Video editor.
  • UI/UX designer.
  • Web developer.

Jika memiliki portofolio online, cantumkan tautannya di CV.

Pastikan tautan tersebut dapat dibuka dan berisi karya yang memang relevan dengan posisi yang kamu incar.

Apakah HRD Membaca Semua Isi CV?

Tidak selalu.

Ketika jumlah lamaran yang masuk sangat banyak, HRD perlu melakukan penyaringan awal. Karena itu, informasi penting sebaiknya mudah ditemukan. Sehingga perlu mengetahui bagian CV yang paling diperhatikan HRD.

Jangan membuat HRD harus membaca paragraf panjang hanya untuk menemukan posisi terakhir, pengalaman kerja, atau kemampuan utama kamu.

Gunakan:

  • Heading yang jelas.
  • Bullet point.
  • Kalimat singkat.
  • Tata letak yang rapi.
  • Informasi yang relevan.

Tujuannya adalah membuat CV mudah dipindai dan dipahami.

Kesalahan CV yang Sering Membuat HRD Kurang Tertarik

Dalam tips pembuatan bagian CV yang paling diperhatikan HRD tentu ada beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari. Beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari antara lain:

  • CV terlalu panjang.
  • Banyak kesalahan ejaan.
  • Menggunakan email yang tidak profesional.
  • Informasi kontak tidak aktif.
  • Memasukkan terlalu banyak informasi yang tidak relevan.
  • Deskripsi pengalaman terlalu umum.
  • Menggunakan desain yang terlalu ramai.
  • Tidak menyesuaikan CV dengan posisi.
  • Mencantumkan skill yang sebenarnya belum dikuasai.
  • Mengirim CV dengan nama file yang tidak jelas.

Sebelum mengirim lamaran, luangkan waktu untuk memeriksa CV dari awal hingga akhir.

Kesimpulan

Bagian CV yang paling diperhatikan HRD perusahaan di Surabaya pada dasarnya adalah informasi yang membantu mereka memahami apakah seorang kandidat sesuai dengan posisi yang tersedia.

Profil profesional, pengalaman kerja, pendidikan, keterampilan, pengalaman magang, sertifikasi, dan portofolio perlu disusun secara jelas dan relevan.

Tidak perlu membuat CV terlalu panjang atau menggunakan desain yang rumit. Fokuslah pada informasi yang benar-benar mendukung posisi yang kamu lamar.

Sebelum mengirim lamaran, selalu periksa kembali isi CV dan sesuaikan dengan persyaratan lowongan. Dengan CV yang rapi, relevan, dan mudah dibaca, kamu dapat memberikan gambaran profesional yang lebih baik kepada HRD.

Sedang mencari lowongan kerja di Surabaya? Kunjungi lokersby.com untuk menemukan berbagai informasi lowongan kerja terbaru dari perusahaan di Surabaya dan sekitarnya. Pilih posisi yang sesuai dengan kemampuanmu dan persiapkan CV sebaik mungkin sebelum melamar.